Berikut Tips Menghadapi Ujian ala KH. Heru Saiful Anwar, M.A, Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor

Berikut Tips Menghadapi Ujian ala KH. Heru Saiful Anwar, M.A, Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor

UNIDA Gontor Putri – Senin, 13 Januari 2020 mahasiswi Fakultas Tarbiyah melaksanakan sholat maghrib berjamaah bersama Bapak Wakil Dekan Al-Ustadz KH. Heru Saiful Anwar, M.A, beserta para dosen Fakultas Tarbiyah, di aula lantai 3 gedung Laboratorium Prodi Farmasi Universitas Darussalam Gontor, Mantingan , Ngawi. Acara ini merupakan kegiatan rutin dwipekanan mahasiswi Fakultas Tarbiyah. Pada kali ini, Al-Ustadz KH. Heru Saiful Anwar menyampaikan pesan dan nasehat untuk menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS) yang akan diadakan Rabu 15 Januari-Selasa, 21 Januari 2020. Berikut pesan dan nasehat beliau dalam menghadapi UTS tahun ini:

  1. Yakin. Yakinlah bahwa kamu pasti bisa menghadapi ujian ini. Kalau ada pelajaran yang sulit, yakinlah itu karena kamu belum paham, bukan pelajarannya yang sulit. Ibnu Sina itu jika ada buku yang belum dipahami, maka dia khatamkan buku tersebut sampai 40 kali. Jika tidak paham juga dia jual buku itu.
  2. Cintailah ilmu. Untuk menmbuhkan keyakinan, maka perlu didasari rasa cinta kepada ilmu. Selain itu, cintailah dosen/gurumu. Karena, bisa jadi pelajaran yang kamu anggap sulit itu disebabkan ketidaksukaan/kebencianmu pada dosenmu. Sebaliknya juga demikian, jangan sampai dosen/gurumu membencimu. Mintalah ridhonya agar kamu mudah menangkap pelajaran yang disampaikan dosenmu. Cinta antara guru dan murid menghasilkan keberkahan. Cinta guru dan murid ibarat cinta orang tua kepada anaknya.
  3. Jauhi maksiat. Untuk menjauhi maksiat, pakailah jurus nabi Zakaria. Beliau itu, ketika mendapatkan wahyu bahwa akan dikarunia seorang anak, beliau mengasingkan diri dari manusia. Tidak bicara selama 3 hari kecuali dengan bahasa isyarat. Maka, kalian yang akan menghadapi ujian harus mengurangi bicara. Kurangi becanda yang tidak bermanfaat. Dengan mengurangi bicara, maka berkurang maksiat. Dekatkan dirimu kepada Allah. Salah satu syarat menuntut ilmu adalah dzakaa’ atau kecerdasan. Menurut Imam Syafi’i, kecerdasan di sini tidak selalu terkait dengan kemampuan otak. Tapi lebih kepada kecerdasan spiritual atau kedekatan kita dengan Allah. Usahakan tidur lebih awal dan bangun lebih awal. Menurut para ulama, waktu terbaik untuk belajar adalah pertengahan malam sampai pagi dan antara sholat maghrib dan isya.
  4. Dawamul Wudlu’. Usahakan dan biasakanlah wudlumu selalu terjaga. Batal, wudlu lagi, batal wudlu lagi. Lihatlah bagaimana Ibnu Sina yang mencari ilmu selalu dalam keadaan berwudlu.Imam Syafii pernah wudlu 60 kali dalam semalam. Ilmu itu suci, maka carilah ia dalam keadaan suci.

Setelah menjelaskan tips umum dalam menghadapi ujian, lalu beliau menyebutkan langkah sebelum memasuki ruang ujian. Berikut langkah yang bisa diikuti:

  1. Sholat hajat sebelum ujian. Sempatkan sholat hajat sebelum memasuki ruangan ujian. Misalkan ujian pagi hari, usahakan sholat hajat sekalian sholat dhuha. Jika ujiannya sore, sholat hajat bisa dilakukan sebelum sholat ashar.
  2. Di hari-hari ujian, perbanyak sholawat kepada nabi Muhammad SAW. Ketika kamu berjalan menuju ruang ujian, perbanyak sholawat.

Demikian beberapa nasehat yang disampaikan KH. Heru Saiful Anwar, M.A, kepada mahasiswi Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor.

-Abu Afnan-

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *