Lokakarya II Lingustik Korpus Arab Sesi Pertama: “Membangun Sistem Dan Desain Korpus Bahasa Arab  di Indonesia”

Lokakarya II Lingustik Korpus Arab Sesi Pertama: “Membangun Sistem Dan Desain Korpus Bahasa Arab di Indonesia”

UNIDA Gontor –  Korpus Arab merupakan Koleksi teks bahasa Arab yang disusun berdasarkan tujuan dan kriteria tertentu agar dapat menjadi representasi dari khazanah dan pemakaian variasi bahasa Arab. Untuk itu, memerlukan setidaknya dua bahan utama dalam upaya untuk mewujudkan korpus Arab di Indonesia, yaitu bahan yang berupa teks bahasa Arab di Indonesia yang akan menjadi isi daripada korpus itu sendiri. Dan yang kedua adalah sistem dan desain sebagai rumah yang akan menjadi tempat berkumpulnya bahan-bahan teks Arab tersebut menjadi sebuah kesatuan.

Perencanaan sistem dan desain korpus bahasa Arab di Indonesia adalah merupakan langkah awal dalam tugas besar pemerhati bahasa Arab di Indonesia untuk mewujudkan Korpus Bahasa Arab Indonesia. Adapun bahan-bahan utama yang berupa teks sudah dapat diidentifikasi dan ditemukan di banyak tempat di Indonesia yang sudah lama mengenal dan berinteraksi dengan bahasa Arab.

Untuk tujuan pertama itu, maka tema utama dalam lokakarya II Linguistik Korpus Arab pada sesi kedua yang dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Januari 2018 ini adalah bagaimana merencanakan dan membangun sistem serta desain korpus bahasa Arab di Indonesia. Sebuah sistem dan desain yang kedepanya akan menjadi rumah bagi teks-teks bahasa Arab tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan di hall Markaz Shiroh UNIDA Gontor dengan tema utama adalah “Perencanaan sistem dan desain korpus bahasa Arab di Indonesia “ bersama Totok Suhadjianto, Ph.D. – pakar korpus dari Universitas Indonesia. Sesi kedua ini terbagi menjadi 2 sesi utama yaitu: sesi pemaparan materi yang meliputi perkembangan korpus Arab di Indonesia, materi korpus Arab Indonesia, pengumpulan data, dan penyusunan korpus. Dalam kaitannya dengan penyusunan korpus, beliau menekankan bahwa kecermatan dalam pengumpulan data sangat diutamakan untuk menghasilkan data yang benar-bener autentik. Kemudian pada sesi kedua beliau mengajak peserta pelatihan untuk mempraktekkan bagaimana menyusun korpus dengan software yang telah disediakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *