Penampilan Seni Mahasiswa KUIS dan USIM: menutup program pengembangan bahasa mahasiswa KUIS dan USIM di UNIDA Gontor

Penampilan Seni Mahasiswa KUIS dan USIM: menutup program pengembangan bahasa mahasiswa KUIS dan USIM di UNIDA Gontor

UNIDA Gontor – program pengembangan bahasa Arab bagi mahasiswa KUIS dan USIM adalah salah satu program pengembangan bahasa Arab UNIDA Gontor pada tahun 2018. Sebagai bentuk kerjasama antara ketiga universitas, program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2012 dalam bentuk kegiatan pembelajaran bahasa Arab dan pembentukan karakter pesantren bagi peserta. Di samping itu, peserta dibekali dengan berbabgai pengalaman dalam pengembangan bahasa, praktek mengajar bahasa Arab, rihlah lughawiyah, serta keterampilan bahasa Arab lainnya seperti pidato bahasa Arab, dan syi’ir bahasa Arab.

Setelah pelaksanaan program KUIS dan USIM selama kurang lebih tiga sampai lima bulan, program ditutup pada hari Jum’at 25 Mei 2018. Penutupan dengan diawali dengan buka bersama pengajar dan peserta program pengembangan bahasa Arab dan dilanjutkan dengan pentas seni oleh peserta dari KUIS dan USIM Malaysia.

Pentas seni peserta pelatihan adalah bagian dari program pengembangan bahasa Arab di UNIDA Gontor sebagaimana kita dapatkan didalamnya kegiatan untuk pengambangan bahasa Arab. Kegiatan ini ditutup dengan sambutan dari Ketua pelaksanan program Syamsul Arifin, S.Pd. – Pusdiklat UNIDA Gontor – sebagai laporan pelaksanaan program kegiatan pengembangan bahasa Arab di UNIDA Gontor. Selanjutnya Dr. H. Abdul Hafidz Zaid – direktur pusat bahasa – menyampaikan bahwa program bahasa dan peningkatan karakter bagi peserta adalah bahan mentah yang bisa diolah menjadi apa saja ketika sudah menyelesaikan program ini.

Penutupan secara resmi dilakukan oleh bapak Rektor UNIDA Gontor, Dr. Setiawan bin Lahuri, M.A mewakili Rektor UNIDA Gontor. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa program pelatihan bahasa UNIDA Gontor adalah  bagian dari langkah awal mewujudkan mimpi UNIDA Gontor dalam membangun dua menara utama Gontor yaitu menara bahasa Arab dan Menara Waqf.  “Dua menara inilah yang kedepannya akan diwujudkanjutan UNIDA Gontor sebagai sebagai menara yang akan menyinari dunia dengan Islam ”.

Dalam penutupan juga dibagikan hadiah bagi para pemenang dalam perlombaan bahasa yang dilaksanakan untuk peserta. Diantaranya adalah perlombaan puisi Arab, pidato Arab, cerdas cermat, rangking satu, lomba memasak, membuat kue, menghias parcel dan lain sebagainya. Selanjutnya dilanjutkan dengan penampilan-penampilan dari peserta diantaranya adalah folksong, syi’ir araby,kalam arabiy, pidato bahasa Arab, drama, syi’ir, silat gayung, dan gina araby. (Alif Cahya Setiyadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *