REVIEW KURIKULUM TADRIS BAHASA INGGRIS

REVIEW KURIKULUM TADRIS BAHASA INGGRIS

UNIDA – Pada hari Ahad tanggal 1 Maret 2020, Prodi Tadris Bahasa Inggris mengadakan acara review kurikulum dengan mendatangkan narasumber ahli, Dr. Suharyadi, M.Pd., ketua jurusan sastra Inggris Universitas Negeri Malang. Acara ini merupakan lanjutan dari kegiatan review visi dan misi Tadris Bahasa Inggris demi kelancaran pendirian prodi Tadris Bahasa Inggris yang akan mulai dibuka bulan Syawal 1441 H.

Acara dimulai pukul 08.30 dan dibuka oleh dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Agus Budiman, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa hari tersebut adalah hari bersejarah bagi fakultas Tarbiyah karena prodi Tadris Bahasa Inggris yang selama ini ditunggu-tunggu telah lahir di UNIDA. Beliau menambahkan bahwa review kurikulum hari itu akan menentukan bentuk prodi TBI ke depannya. “Perkembangan TBI harus berada di atas rata-rata, karena kelak akan berguna bagi umat,” begitulah pesan dari Al-Ustadz Dr. Agus Budiman, M.Pd. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh wakil dekan fakultas tarbiyah, Dr. Ikhwan Mahmudi, M.Pd. dan kaprodi TBI, Luthfi Muhyiddin, M.A. yang bertujuan sama yaitu memohon arahan dan masukan dari narasumber untuk mereview kurikulum prodi TBI.

Review dilanjutkan oleh narasumber, Dr. Suharyadi, M.Pd. Pertama, tidak lupa beliau menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dari UNIDA serta berharap bahwa TBI akan memberikan angin baru yang bermanfaat luar biasa bagi kemajuan Gontor, mahasiswa dan masyarakat sekitar. Selanjutnya beliau menyoroti visi dan misi prodi TBI yang kemudian dinilai sudah sejalan dengan visi dan misi fakultas Tarbiyah.

Pelepasan narasumber kembali ke kota Malang

Beliau menambahkan bahwa sebaiknya visi prodi harus lebih spesifik dari misi prodi dan bukan sebaliknya. “Antara visi, misi, tujuan dan sasaran prodi harus sinkron satu sama lain agar tidak salah arah,” isi pesan yang disampaikan Dr. Suharyadi, M.Pd.

Beliau menampilkan sejumlah perbandingan antara kurikulum yang disusun oleh TBI UNIDA dengan beberapa yang telah disusun di sejumlah universitas seperti UNESA (Universitas Negeri Surabaya), Universitas Negeri Malang, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia), dan UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) untuk menemukan beberapa saran dan kritik yang kelak bisa membantu membangun kurikulum TBI UNIDA. Review beliau sampaikan secara detail dan telah dicatat oleh fungsionaris prodi TBI untuk selanjutnya ditindak lanjuti. Pada akhirnya, acara selesai ditutup dengan doa serta pelepasan narasumber kembali ke kota Malang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *