Seminar Bahasa Arab Mahasiswi PBA: Menggemakan bahasa Al Qur’an di Rumah dan Sekolah

Seminar Bahasa Arab Mahasiswi PBA: Menggemakan bahasa Al Qur’an di Rumah dan Sekolah

Unida Gontor –  Mahasiswa Prodi PBA Fakultas Tarbiyah tidak pernah berhenti mengembangkan keilmuannya dengan berbagai kegiatan. Seminar, pelatihan, perlombaan-perlombaan, dan kegiatan keilmuan lainnya adalah merupakan kegiatan peningkatan keilmuan mahasiswa dan mahasiswi PBA. Kegiatan seminar sebagai salah satu kegiatan pengembangan keilmuan mahasiswa dilaksanakan secara periodik dengan tema-tema yang dibutuhkan oleh mahasiwa. Secara khusus adalah tema-tema tentang pembelajaran bahasa Arab yang selalu mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Sehingga mahasiswa mampu mengikuti perkembangan metodologi pembelajaran bahasa Arab di lembaga pendidikan di Indonesia.

Pada bulan Maret 2018 yaitu pada hari Jum’at tanggal 9 Maret 2018 mahasiswi prodi PBA UNIDA Gontor mengadakan seminar tentang pembelajaran bahasa Arab. “Bagaimana menggemakan bahasa Al Qur’an di Rumah dan Sekolah” merupakan tema yang diangkat oleh panitia dengan menghadirkan dua orang pembicara yaitu Drs. H. Ahmad Fuad Effendy, M.A. dan Rita Febrianta, M.Pd. Seminar tersebut dilaksanakan di aula kulliyatu-l-banat Mantingan Ngawi dan diikuti oleh seluruh mahasiswi PBA Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor dari semester 2 sampai 8.

Pada kesempatan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa bagaimana pembelajaran bahasa Arab di rumah dan sekolah, pembicara pertama menyampaikan bahwa perkembangan metodologi pembelajaran bahasa Arab di Indonesia sudah sangat pesat sekali. Mulai dari metodologi pembelajaran di rumah hingga tingkat perguruan tinggi. Beliau menekankan bahwa Alumni Gontor tidak boleh merasa puas dengan pengetahuan bahasa Arab yang sudah dimiliki tetapi harus terus menggali, mengasah dan mengembangkan bahasa Arabnya dan bagaimana mengajarkannya.

Di sisi lain, pemateri kedua menekankan pada bagaimana mengembangkan bahasa Arab sesuai dengan waktu dan kesempatan yang dimiliki. Membiasakan mendengarkan bahasa Arab dengan melatih berbicara Arab. Kemudian mengaplikasikan program pengembangan dengan cara menulis, membuat puisi, cerita pendek, menulis diary, dan lain sebagainya. Dengan begitu mahasiswi mampu mengembangkan bahasa Arab di manapun berada, di rumah ataupun disekolah. (Alif Cahya Setiyadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *