Seminar Internasional: Bahasa Arab di Era Modern

Seminar Internasional: Bahasa Arab di Era Modern

Sebagai salah satu Lembaga pendidikan islam yang berkomitmen kepada Bahasa Arab dan pengembangannya, Universitas Darussalam Gontor selalu berusaha mengikuti perkembangan bahasa Arab dan ikut andil dalam mengembangkan Bahasa Arab. Untuk itu Program Studi PBA bekerjasama dengan Pusat Lembaga Bahasa UNIDA Gontor menyelenggarakan Simposium International tentang Bahasa Arab di era modern yang bertemakan: Peran Bahasa Arab di Era Modern. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 september 2017 di Hall lantai 4 gedung terpadu UNIDA Gontor.

Adapun pembicara pada Seminar Internasional ini ialah Prof. Dr. Muhammad Muhammad Imam Dawood, beliau adalah professor linguistik di fakultas Sastra, Universitas Terusan Suez dan ahli Bahasa Arab di Kairo. Sedangkan yang  menjadi pembicara kedua adalah Dr. Abdul Hafidz bin Zaid, beliau adalah ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UNIDA Gontor dan ketua Lembaga Bahasa UNIDA Gontor.

Kegiatan Simposium dimulai dari pagi 09.00 WIB sampai menjelang siang pukul 11.30 WIB, acara ini dihadiri sekitar 450 orang peserta dari berbagai instansi yang terdiri dari jajaran mahasiswa strata 1 dan 2, dan peserta Program Kaderisasi Ulama UNIDA Gontor serta para Dosen UNIDA Gontor. Dan ketika itu pula kegiatan Seminar Internasional dibuka langsung oleh Dr. Dihyatun Masqon, M.A., selaku Wakil Rektor bidang Kerjasama dan Alumni UNIDA Gontor, dalam sambutan beliau, para peserta diingatkan untuk mengikuti acara dengan serius di karena Bahasa Arab memiliki peran besar dalam mengembangkan suatu lembaga.

Pada Seminar Internasional kali ini merupakan bagian dari rihlah ilmiyah Prof. Dr. Muhammad Muhammad Imam Dawod di Indonesia, beliau menyampaikan “perkembangan bahasa Arab modern antara bahasa Arab Fusha dan Amiyah di dunia Arab, perkembangan bahasa Arab tidak terlepas dengan bahasa Al-Qur’an yang indah” demikian tutur beliau.  Adapun perkembangan bahasa Arab di Asia dan lebih khusus di Indonesia disampaikan oleh pembicara kedua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *