Kunjungan FAI Prodi PAI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Ke Fakultas Tarbiyah

Kunjungan FAI Prodi PAI Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Ke Fakultas Tarbiyah

UNIDA Gontor – Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor pada Senin (8/8/2022) sore menerima kunjungan dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakart dalam rangka kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022.

Rombongan FAI Prodi PAI UMY yang berjumlah 190 orang terdiri dari 8 Dosen, 6 Staff dan 176 Mahasiswa disambut hangat oleh Dekan Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor Dr. H. Agus Budiman, M.Pd.

Kedatangan FAI Prodi PAI UMY bertujuan untuk silaturahim dan belajar tentang pengembangan dan manajemen pendidikan dan tentunya menggali keilmuan dari lembaga pendidikan yang bagus. Dalam rangka tolabul ilmi/berguru ke UNIDA Gontor yang mana menjadi bekal untuk mahasiswa kami ketika lulus nanti. Ungkap Sekretaris Prodi PAI UMY Bapak Tumin, Ph.D dalam sambutannya.

Dr. H. Agus Budiman, M.Pd menjabarkan sekilas tentang profil Fakultas Tarbiyah dan dilanjutkan dengan pembahasan tiga visi besar UNIDA Gontor yaitu: 1. Pengembangan Bahasa (Terutama Bahasa Al-Qur’an), 2. Islamisasi Ilmu Pengetahuan dan 3. Kepesantrenan

Untuk membentengi diri dari orientalis kita perlu menguatkan bahasa sebagaimana visi UNIDA Gontor dan Islamisasi Ilmu pengetahuan sebagai core pengembangan ilmu pengetahuan yang berbasis Islam dalam segala lini. lalu Kepesantrenan merupakan kekhasan dari Universitas berbasis pesantren mengutup dari beberapa tokoh yang mengatakan bahwa pendidikan yang baik adalah memiliki ciri khas dan nilai keunggulan yaitu Kepesantrenan. Tidak hanya sekedar tinggal di asrama selama 24 jam tetapi juga menata dinamika kehidupan mahasiswa.

Diakhir penjelasannya Dr. Agus Budiman mengungkapkan bahwa Lembaga yang bermutu minimal mempunyai tiga hal ini. Yaitu, Sumberdaya Manusia (SDM), Sarana yang representatif dan memiliki jaringan yangh luas dengan cara menjalin kerjasama dan silaturahim, serta memanfaatkannya. Ia mencontohkan seperti halnya Lembaga Pendidikan didesa terpencil tetapi memiliki jaringan yang luas seakan-akan lembaga ini berada di Ibu Kota namun sebaliknya Lembaga Pendidikan secara geografi berada di tengah-tengah Ibu Kita namun tidak memiliki jaringan keberadaannya sama seperti di Desa Ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan sharing season antara FAI UMY dan Fakultas Tarbiyah kemudian diakhiri dengan perphotoan bersama. [Hibatul Wafi]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *